Dosen FISIP Unila: Demonstrasi Sah Sepanjang Tidak Anarkis, Pemerintah Harus Koreksi Kebijakan yang Tidak Adil

Rawnews.co.id  – Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung, Dr. Arif Sugiono, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak masyarakat yang dijamin oleh konstitusi.

Namun ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan sesuai aturan dan tidak disertai tindakan anarkis.

“Demo itu sah-sah saja karena dijamin oleh undang-undang. Tetapi jangan sampai merusak fasilitas umum yang dibangun dari uang rakyat,” ujarnya saat diwawancarai redaksi rawnews.co.id, Minggu (30/8/2025).

Menurutnya, gelombang aksi di berbagai daerah, termasuk di Lampung yang rencana nya akan di gelar Senin 1 September 2025 besok tidak bisa dilepaskan dari meningkatnya rasa ketidakadilan masyarakat atas kebijakan pemerintah. 

Ia menilai, sejumlah kebijakan justru memperlebar jurang ketimpangan pendapatan antara masyarakat miskin dan kaya.

“Letupan anarkis dalam demo merupakan puncak dari kekecewaan masyarakat akibat kebijakan yang tidak mencerminkan aspek keadilan. Pemerintah harus segera mengoreksi distribusi pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.

Arif juga menyoroti gaya hidup hedonisme sebagian elit politik yang dinilainya tidak peka terhadap kondisi masyarakat. 

“Masyarakat sudah semakin cerdas. Jangan sampai elit sibuk dengan hiburan, joget, atau seremonial, sementara rakyat kesulitan di lapangan,” tambahnya.

Ia berpesan agar mahasiswa maupun masyarakat di Lampung tetap menjaga ketertiban dalam menyampaikan pendapat. 

“Aspirasi sangat boleh disampaikan, yang penting sesuai aturan dan tidak anarkis. Suara rakyat tentang ketidakadilan harus dihormati dan jangan sampai rakyat menjadi korban lagi seperti demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu” tutupnya.(raw).

Related posts

Leave a Comment