Antisipasi Panen Raya Padi, Aribun Minta Bulog Pastikan Serap Gabah Petani

Rawnews.co.id – Dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Nasional menjelang panen raya padi di Provinsi Lampung. Komisi II DPRD Provinsi Lampung menyoroti beberapa hal terutama serapan hasil panen para petani oleh Bulog Lampung.

Sekertaris Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Aribun Sayunis mengkhawatirkan gabah hasil panen petani tidak akan terserap maksimal dan akan bernasib seperti petani singkong.

Ini berdasarkan laporan dari mitra kerja Bulog yang terdiri dari beberapa Gapoktan yang menyampaikan keluhan kepada dirinya.

Mitra kerja Bulog yang berada di Kabupaten Lampung Selatan khususnya telah menyampaikan beberapa keluhan kepada dirinya. Yang pertama yakni terkait penjadwalan pengiriman hasil panen Bulog yang di batasi.

” Mitra kerja Bulog mendapatkan jadwal pengiriman hasil panen seminggu dua kali tanpa mempertimbangkan luas wilayah area pesawahan di daerah – daerah tersebut, mereka meminta Bulog tidak memberlakukan penjadwalan tersebut” ujar Aribun.

Jika memang penjadwalan pengiriman gabah ke Bulog tidak dapat di revisi, Gapoktan meminta solusi padi – padi yang telah di panen dapat di jual ke pulau Jawa secara langsung.

Sebagai diketahui, panen raya padi secara serentak akan terjadi pada pertengahan bulan April hingga Mei tahun 2025. Aribun juga meminta kepastian kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk melakukan revisi Pergub yang mengatur tentang distribusi gabah petani.

“Jika memang hasil panen petani tidak terserap maksimal, saya mendorong agar pergub di revisi kembali demi kesejahteraan petani di Lampung” ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Dari data yang di terima oleh redaksi rawnews.co.id, Bulog Kabupaten Lampung Selatan memberikan jadwal pengiriman hasil panen kepada Gapoktan atau mitra kerja Bulog sebagai berikut :

Jadwal pengantaran GKP ke Pabrik :

1. Senin : Natar, Tanjung Bintang, Way Sulan, Kalianda, Jati Agung, Tanjung Sari.

2. Selasa : Palas, Seragi, Ketapang,Penengahan, Katibung, Merbau Mataram.

3. Rabu : Way Panji, Sidomulyo, Candipuro, Bakauheni, Rajabasa.

4. Kamis : Natar, Tanjung Bintang, Way Sulan, Kalianda, Jati Agung, Tanjung Sari.

5. Jumat : Palas, Seragi, Ketapang,Penengahan, Katibung, Merbau Mataram.

6. Sabtu : Way Panji, Sidomulyo, Candipuro, Bakauheni, Rajabasa.

“Jangan sampai pada saat panen raya nanti, hasil panen para petani di Lampung tidak bisa terserap secara maksimal dan bernasib seperti singkong hingga viral” tambah Aribun.

Diketahui, Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu daerah penghasil padi terbesar di Lampung dengan luas lahan mencapai puluhan ribu hektare.(raw).

Related posts

Leave a Comment