
Rawnews.co.id – Tindakan penganiayaan dan pemukulan terhadap ketua KMHDI Lampung Nengah Candra saat aksi unjuk rasa bersama petani singkong beberapa waktu lalu memasuki babak baru. Peristiwa yang mengundang perhatian I Made Suarjaya selaku anggota DPRD Provinsi Lampung yang mengecam keras tindakan resprentif aparat kepolisian terhadap pendemo.
Kepolisian daerah Lampung bergerak cepat melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya yang diduga terlibat dalam tindak kekerasan termasuk Kapolresta Bandar Lampung yang menjadi penanggung jawab aksi pada hari itu.
Berdasarkan sumber yang didapat oleh redaksi rawnews.co.id kepolisian daerah Lampung telah menahan dua oknum anggotanya yang terlibat aksi kekerasan untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.
Menanggapi hal ini, I Made Suarjaya berharap Kapolda Lampung bergerak cepat memeriksa anggotanya terkait pemukulan ketua KMHDI Lampung Nengah Candra. Pemeriksaan secara mendalam dan menyeluruh agar atas tindakan brutal aparat Kepolisian yang telah mencoreng citra Polri.
“saya juga mendapatkan info bahwa dua oknum anggota polisi dari Polresta Bandar Lampung ditahan oleh Polda, bahkan Kapolresta Bandar Lampung juga menjalani pemeriksaan di Polda Lampung terkait peristiwa tersebut “ujarnya.
Dirinya menilai, langkah Kapolda Lampung ini untuk menjaga citra dan Marwah Polri di mata masyarakat dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap korp Polri.
“Saya meminta Kapolda Lampung Helmi Santika melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini dan menindak tegas bawahannya” tambahnya.
Diketahui, Nengah Candra yang saat itu duduk di tangga langsung di hampiri oleh beberapa aparat kepolisian yang langsung melakukan tindak pemukulan hingga yang bersangkutan jatuh pingsan dan harus menjalani perawatan.(raw)
