
Rawnews.co.id – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai NasDem, Yuda Al Hadjid, melaksanakan kegiatan reses di Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda serap aspirasi tahap III tahun 2025 di daerah pemilihannya, yakni Dapil VI.
Acara yang berlangsung di balai desa tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga. Sekretaris Desa Tempel Rejo, Suronto, yang mewakili kepala desa dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Desa sedang berada di luar daerah.
Ia mengapresiasi kehadiran Yuda Al Hadjid dan menyampaikan harapan besar masyarakat kepada wakil rakyat tersebut.
“Mohon maaf karena Bapak Kepala Desa saat ini sedang berada di Batam, dan Camat juga ada keperluan di luar. Saya mewakili masyarakat Tempel Rejo dan desa tetangga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pak Yuda. Semoga kunjungan ini membawa manfaat,” ujar Suronto.
Dalam sambutannya, Yuda Al Hadjid menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat.

Ia menyatakan tidak ingin memberi janji-janji pembangunan yang muluk-muluk, melainkan fokus pada persoalan yang bisa segera ditindaklanjuti.
“Janji saya hanya satu: saya hadir untuk silaturahmi dan menyerap kebutuhan masyarakat. Kalau urusan silaturahmi saja tidak bisa dilakukan dengan baik, bagaimana mau bicara soal pembangunan. Apa yang menjadi kewenangan provinsi akan saya perjuangkan. Yang menjadi ranah kabupaten, akan saya bantu komunikasikan ke pihak terkait,” ujar Yuda.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan keluhannya. Buntoro, salah satu warga, menyoroti persoalan layanan BPJS Kesehatan yang sebelumnya gratis namun kini dikenakan iuran, dan bahkan banyak peserta yang terblokir.
Sementara itu, Miswadi, seorang seniman lokal, meminta perhatian terhadap pelaku seni dan kegiatan kebudayaan di desa.
Khoiru, perwakilan pemuda desa, mengusulkan pembangunan fasilitas olahraga seperti GOR mini untuk mendukung aktivitas generasi muda di Tempel Rejo.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Yuda menyatakan akan mengoordinasikan masalah BPJS dengan anggota DPRD yang tergabung di komisi terkait.
“BPJS itu bukan ranah Komisi III, tapi saya akan bantu koordinasi dengan rekan-rekan di komisi yang membidangi kesehatan. Soal pembangunan GOR mini, saya pelajari dulu. Jika memang memungkinkan dan sesuai dengan alur anggaran, akan kita perjuangkan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam proses pembangunan, sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi menjadi kunci utama.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada koordinasi dengan semua pihak agar aspirasi ini bisa benar-benar diwujudkan,” pungkasnya.
Reses ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara warga dan Yuda Al Hadjid, di mana sejumlah usulan dicatat untuk ditindaklanjuti dalam agenda dewan berikutnya.(raw).
