
Rawnews.co.id – Dalam upaya mencetak generasi muda yang sadar politik dan siap menjadi agen perubahan, Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB, Hanifah, S.E., menggelar Sekolah Kader Perubahan (SKP) di Desa Sanggi, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kepada seluruh anggota legislatif PKB di daerah pemilihan masing-masing.
Acara ini dihadiri oleh puluhan pemuda-pemudi yang antusias mengikuti materi politik, kepemimpinan, dan peran generasi muda dalam pembangunan daerah dan kebangsaan.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, baik internal maupun eksternal partai.
Salah satu narasumber, Miswanto, selaku instruktur dari DPW PKB Lampung, menjelaskan bahwa SKP diselenggarakan sebagai bentuk edukasi politik bagi generasi muda.

Menurutnya, penting bagi anak-anak muda untuk memahami bahwa politik bukanlah hal yang harus ditakuti, melainkan sesuatu yang dinamis, menarik, dan bisa menjadi sarana pengabdian.
“Harapan dari kegiatan ini adalah mengedukasi para remaja generasi mendatang agar memahami bahwa politik itu dinamis, asik, dan menarik. Kita ingin adik-adik tidak takut atau khawatir terhadap dunia politik. Bahkan, mereka diharapkan bisa menjadi penggerak kader perubahan di PKB, menjadi orang-orang yang bermanfaat bagi lingkungannya,” jelas Miswanto.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan SKP ini merupakan agenda nasional yang digelar secara serentak di berbagai daerah oleh para anggota legislatif PKB, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Ini bukan sekadar kegiatan DPC atau DPW, melainkan mandat langsung dari DPP kepada seluruh legislator PKB untuk mempersiapkan kader masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Hanifah, S.E. dalam sambutannya menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran politik sejak dini di kalangan pemuda.
Ia menyampaikan bahwa selama ini banyak pemuda bersikap apatis terhadap politik, hanya aktif menjelang pemilu, namun pasif setelahnya.
“Seringkali kita lihat, anak muda baru bicara soal politik saat pemilu. Setelah itu, mereka kembali diam dan apatis. Padahal, setiap hari kita hidup berdampingan dengan kebijakan politik. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk paham dan terlibat sejak awal,” tegas Hanifah.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan dan berharap ke depannya semakin banyak pemuda yang aktif dalam politik serta ikut menyuarakan aspirasi rakyat melalui jalur partai.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh kekuatan bersama, terutama dari kalangan muda yang punya semangat dan kepedulian. Kader-kader PKB ke depan harus benar-benar berpihak pada rakyat,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi upaya PKB dalam mencetak kader militan, berwawasan kebangsaan, dan siap menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa.
Dengan keterlibatan aktif pemuda, Hanifah optimis bahwa perubahan positif akan lebih cepat terwujud melalui jalur politik yang sehat dan konstruktif.(Raw)
.
