
Rawnews.co.id — Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji, Ketut Rameo, menyampaikan hasil reses yang dilaksanakan di 12 titik wilayahnya.
Politisi PDI Perjuangan dari Komisi V DPRD Provinsi Lampung ini mengungkapkan bahwa masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
Salah satu aspirasi utama yang disuarakan warga adalah persoalan harga singkong yang masih jauh dari harapan. Ketut menegaskan bahwa banyak petani mengeluhkan rendahnya harga jual singkong yang belum sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga berdampak pada kesejahteraan mereka.
Selain itu, masih banyak kebutuhan perbaikan infrastruktur di wilayahnya, terutama di daerah rawan banjir. Jalan-jalan yang rusak dan akses yang terganggu menjadi keluhan umum di berbagai titik reses.
Ketut Rameo juga secara khusus menyampaikan aspirasi dari umat Hindu di Provinsi Lampung. Ia menyoroti kebutuhan bantuan dana untuk pembangunan Pura Provinsi, satu-satunya tempat ibadah umat Hindu di Lampung yang sedang dalam tahap pembukaan.
“Ini akan saya masukkan dalam daftar aspirasi prioritas, karena keberadaan pura ini sangat penting bagi umat Hindu di Provinsi Lampung,” jelasnya.
Tak hanya itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan untuk pembangunan dan perbaikan rumah-rumah ibadah lainnya, termasuk masjid dan mushola.
Salah satunya adalah Masjid di Kampung Inti Makmur, Kecamatan Dente Teladas, yang sudah lama terbengkalai pembangunannya.
Kelompok pemuda dan masyarakat juga meminta adanya pembinaan di bidang olahraga, agar generasi muda di daerah memiliki wadah yang positif untuk berkembang.
“Saya sudah menjembatani aspirasi-aspirasi ini dan telah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk di lingkungan universitas dan pemerintah. Harapan saya, semua usulan ini mendapat tanggapan dan realisasi ke depannya,” ujar Ketut.(raw).
