Warga Badran Sari Usulkan Combine dan Perbaikan Jalan Saat Reses Abdullah Surajaya

Rawnews.co.id – Anggota DPRD Provinsi Lampung menggelar kegiatan reses Tahun Anggaran 2026 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Momentum ini dimanfaatkan para wakil rakyat untuk turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing guna menyerap aspirasi masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Abdullah Surajaya yang menggelar kegiatan reses di Desa Badran Sari, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan tersebut menjadi titik pertama dari 12 titik reses yang telah dijadwalkan di wilayah daerah pemilihannya.

Kegiatan yang berlangsung di aula desa itu dihadiri tokoh masyarakat, aparatur desa, tokoh agama, serta ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT). 

Suasana dialog berlangsung hangat dan interaktif, di mana warga secara langsung menyampaikan berbagai kebutuhan prioritas di wilayah mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Abdullah Surajaya yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Lampung sekaligus anggota Komisi V DPRD Lampung, menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

“Reses ini adalah momen penting bagi kami untuk menyerap dan mencatat kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi akan kami perjuangkan sesuai kewenangan di tingkat provinsi,” ujarnya.

Sejumlah aspirasi yang mengemuka dalam dialog tersebut antara lain permintaan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa combine harvester guna mendukung peningkatan produktivitas petani. 

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan dan pembangunan jalan penghubung antar kampung yang dinilai sangat vital untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Tak hanya itu, ibu-ibu KWT juga menyampaikan kebutuhan alat produksi untuk mendukung pengembangan UMKM mitra kelompok mereka agar mampu meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Abdullah Surajaya menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi melalui mekanisme pembahasan anggaran dan koordinasi dengan dinas terkait di Pemerintah Provinsi Lampung.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan aspirasi yang benar-benar menjadi prioritas kebutuhan bersama, sehingga program pembangunan dapat tepat sasaran.

Reses di Desa Badran Sari ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di 11 titik lainnya selama masa reses Ramadan 1447 H, sebagai bentuk komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah pemilihannya.(raw).

Related posts

Leave a Comment