
Rawnews.co.id – Setelah sekitar 10 tahun menanti perbaikan jalan, warga Desa Sripendowo, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, akhirnya bergotong royong membangun jalan gang di lingkungan permukiman secara swadaya.
Hingga Oktober 2026, sebanyak 80 dari total 110 gang yang menjadi target pembangunan telah rampung. Anggaran yang telah dikeluarkan untuk pembangunan tersebut mencapai Rp1,92 miliar, bersumber dari partisipasi atau swadaya masyarakat.
Pembangunan jalan lingkungan ini dimulai sejak Februari 2026, berawal dari Dusun Enam sebelum meluas ke dusun lainnya. Warga mengumpulkan iuran sesuai kemampuan masing-masing demi mendapatkan akses jalan yang lebih baik.
Kepala Desa Sripendowo, Suyoto, mengatakan pembangunan secara swadaya dilakukan karena keterbatasan anggaran Dana Desa untuk memenuhi kebutuhan perbaikan jalan di seluruh wilayah.
Setiap gang yang dibangun memiliki panjang sekitar 100 meter dengan biaya pengerjaan diperkirakan mencapai Rp24 juta.
Dari total 110 gang yang ditargetkan, masih terdapat 30 gang yang belum selesai dibangun. Dengan perkiraan biaya yang sama, penyelesaian seluruh target membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp720 juta.
Dengan demikian, total kebutuhan biaya untuk membangun 110 gang diperkirakan mencapai Rp2,64 miliar.
Warga berharap pembangunan jalan lingkungan dapat segera diselesaikan melalui semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihak. Perbaikan akses jalan dinilai penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, memperlancar mobilitas warga, serta meningkatkan kenyamanan di lingkungan permukiman.
Upaya swadaya masyarakat Desa Sripendowo ini menjadi gambaran partisipasi warga dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar ketika anggaran yang tersedia belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan pembangunan.(raw).
