Mustika Bahrum Serap Aspirasi Petani Soal Listrik dan Sumur Bor di Pekon Kresnomulyo

Rawnews.co.id – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Golkar, Mustika Bahrum, melaksanakan kegiatan reses di Pekon Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Reses yang merupakan bagian dari masa kerja legislator untuk menyerap aspirasi masyarakat ini dihadiri aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Pekon menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Mustika Bahrum beserta rombongan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan menyampaikan berbagai usulan dan kebutuhan yang ada di wilayah mereka.

“Kami ucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Mustika Bahrum yang telah hadir di tengah-tengah kita. Ini adalah kesempatan langka untuk menyampaikan harapan dan rencana pembangunan di pekon kita,” ujarnya.

Sementara itu, Mustika Bahrum dalam paparannya menegaskan bahwa kegiatan reses bukan hanya sebagai bentuk silaturahmi, tetapi juga forum resmi penyerapan aspirasi rakyat yang akan disampaikan dan diperjuangkan melalui fraksi di DPRD Provinsi sebelum masuk dalam pembahasan rapat paripurna.

“Reses ini adalah ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Semua masukan akan kami bawa dan bahas di DPRD melalui jalur fraksi,” terang Mustika.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, antara lain permintaan agar aliran listrik bisa menjangkau area pesawahan guna mendukung pertanian, serta permohonan bantuan pembangunan sumur bor untuk pengairan sawah.

Aspirasi tersebut dinilai penting untuk mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Menanggapi hal itu, Mustika berkomitmen akan menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi tersebut kepada instansi terkait di tingkat provinsi.

“Kami akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama yang menyangkut hajat hidup petani dan keberlangsungan sektor pertanian,” tegasnya.

Kegiatan reses berjalan lancar dan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang aktif antara masyarakat dan legislator.

Diharapkan melalui kegiatan ini, jembatan komunikasi antara rakyat dan wakilnya di legislatif semakin terbuka dan efektif.(Raw)

Related posts

Leave a Comment