Selain Serap Aspirasi, Hanifal Bantu Sumur Bor dan Rehab Masjid untuk Warga

Rawnews.co.id – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Demokrat, Hanifal, menyampaikan sejumlah keluhan dan aspirasi masyarakat yang dihimpunnya saat kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji.

Dalam kunjungannya, Hanifal yang merupakan anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung menekankan bahwa infrastruktur, stabilitas harga singkong, dan kebutuhan sarana pertanian menjadi isu dominan yang disuarakan warga.

“Memang saat saya turun ke lapangan, mayoritas masyarakat mengeluhkan kondisi infrastruktur, baik jalan nasional, provinsi, maupun jalan desa. Saya sampaikan bahwa saat ini pemerintah provinsi, di bawah kepemimpinan Gubernur, tengah berupaya meningkatkan kualitas jalan di semua lini,” ujarnya.

Tak hanya infrastruktur, warga juga menyoroti persoalan harga singkong yang kerap tidak stabil. Menanggapi hal ini, Hanifal menyatakan bahwa Gubernur Lampung tidak tinggal diam dan terus berusaha menstabilkan harga melalui berbagai langkah strategis.

Selain itu, kebutuhan akan benih pertanian berkualitas juga mencuat. “Masyarakat berharap distribusi benih yang diberikan pemerintah harus benar-benar sesuai standar SNI dan terbukti maksimal di lapangan. Banyak kasus benih berlabel SNI tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” tuturnya.

Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah juga mengajukan permohonan bantuan sumur bor. Menurut Hanifal, kebutuhan air bersih menjadi kebutuhan mendesak, terlebih di daerah yang sulit mendapatkan akses air.

“Banyak masyarakat menyampaikan bahwa pembuatan sumur bor secara mandiri bisa menghabiskan biaya hingga 11 juta rupiah. Jika di tempat ibadah seperti musala, tentu hal ini menjadi prioritas,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Hanifal menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan anggaran yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya di Komisi II yang membidangi sektor perekonomian.

“Kalau melihat tahun anggaran 2025, memang bisa dikatakan belum ada anggaran langsung ke masyarakat. Tapi insya Allah, kami di Komisi II akan berjuang agar ke depan anggaran tersebut bisa hadir dan menyentuh kebutuhan rakyat secara langsung,” tegasnya.

Secara pribadi, Hanifal juga telah merealisasikan sejumlah bantuan yang dijanjikannya saat reses sebelumnya. Di antaranya adalah pembangunan tiga titik sumur bor di wilayah Gunung Timbul, Kampung Menggala Kota (Kampung Bugis), serta bantuan rehabilitasi dua masjid yang masing-masing berada di Kampung Kagungan Ratu dan Kampung Palembang Tinggal.

Selain itu, politisi Demokrat ini juga memberikan bantuan berupa tiang listrik di Tiyuh Tunas Asri, Gading Kencana dan Candra Kencana.“Alhamdulillah, janji saya kepada masyarakat perlahan saya realisasikan. Bantuan sumur bor saya anggarkan sekitar 10 hingga 12 juta per titik, sedangkan untuk rehabilitasi masjid berkisar antara 7,5 hingga 10 juta rupiah per lokasi,” jelasnya.

Hanifal berharap apa yang telah diperjuangkan dan disalurkan dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat, serta menjadi bukti nyata bahwa kehadiran wakil rakyat di parlemen bukan sekadar simbol, tetapi benar-benar membawa solusi atas permasalahan yang dihadapi warga.(Raw).

Related posts

Leave a Comment