
Rawnews.co.id – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB, Hanifah, S.E., kembali menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) ke dua pada bulan April 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Durian, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (25/4/2026), dan dihadiri masyarakat, tokoh desa, serta peserta sosialisasi yang antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Hanifah selaku wakil rakyat sekaligus Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Lampung dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, kebhinekaan, serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Hanifah menegaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, masyarakat perlu terus dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi pedoman hidup berbangsa dan bernegara.
Karena itu nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun kehidupan bermasyarakat secara luas,” ujar Hanifah.Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong sebagai bagian dari implementasi nilai luhur Pancasila.
Pada kegiatan tersebut hadir dua narasumber, Ahmad Faizi dan Agustina Royani, yang menyampaikan materi mengenai pentingnya penguatan ideologi bangsa, wawasan kebangsaan, serta peran masyarakat dalam menjaga harmoni sosial.

Ahmad Faizi menekankan bahwa pembinaan ideologi Pancasila penting untuk menangkal berbagai ancaman terhadap persatuan bangsa, termasuk pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
“Wawasan kebangsaan harus terus ditanamkan agar masyarakat memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan cinta tanah air,” katanya.
Sementara itu, Agustina Royani menyoroti pentingnya peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan serta memperkuat semangat kebangsaan mulai dari lingkungan terkecil.
Menurutnya, Pancasila harus menjadi pedoman dalam menyikapi berbagai persoalan sosial agar masyarakat tetap hidup rukun, damai dan harmonis.Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan tanya jawab, di mana warga menyampaikan berbagai pandangan terkait pentingnya menjaga nilai kebangsaan di tengah perkembangan zaman.
Hanifah berharap melalui sosialisasi ini masyarakat semakin memahami serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus bersama-sama menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan semangat kebangsaan terus tumbuh di tengah masyarakat, karena menjaga Indonesia adalah tanggung jawab bersama,” tutup Hanifah.(raw).
