Harlah Muslimat NU di Hanura Berlangsung Meriah, 6.000 Jamaah Padati Lapangan Kridayuana

Rawnews.co.id – Ribuan jamaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dari 12 kecamatan memadati Lapangan Kridayuana, Desa Hanura, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Minggu (7/6/2026), dalam rangka peringatan Harlah Muslimat NU.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian, ketua PW Muslimat NU Dra. Hj. Fita Nahdia Assegaf, para kyai NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para ketua organisasi perempuan yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW).

Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Ketua PC Muslimat NU Pesawaran sekaligus anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB, Hanifah SE, mengatakan Muslimat NU telah membuktikan diri sebagai jangkar bangsa yang senantiasa menjaga keutuhan umat.

“Hal itu sejalan dengan tema harlah tahun ini yakni merawat tradisi, menguatkan kemandirian dan meneduhkan peradaban,” ujar Hanifah dalam sambutannya.

Menurutnya, Muslimat NU memiliki tiga peran strategis, yakni menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah agar tetap relevan di tengah masyarakat, memperkuat kemandirian perempuan dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan kesehatan, serta menjadi benteng utama dalam menciptakan suasana damai di tengah tantangan global.

“Rumah tangga dan ibu adalah benteng utama untuk menciptakan suasana yang damai dan sejuk. Jika keluarga baik, maka dunia akan baik,” katanya.

Hanifah juga memaparkan bahwa Muslimat NU Kabupaten Pesawaran saat ini memiliki lebih dari 20 ribu jamaah yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten, didukung oleh ratusan majelis taklim dan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Hanifah memperkenalkan tiga program unggulan Muslimat NU hasil kongres di Surabaya, kepengurusan PC Muslimat NU Pesawaran telah menjalankan tiga program unggulan tersebut di antaranya program “Mustika Darling” atau Muslimat Cantik Sadar Lingkungan yang mengajak jamaah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa tumbler sendiri saat kegiatan berlangsung.

“Kami sudah mencanangkan standar lingkungan dengan tidak lagi menggunakan air mineral kemasan sekali pakai. Semua jamaah membawa tumbler masing-masing,” jelasnya.Selain itu terdapat program “Mustika Mesem” atau Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan, bantuan sosial dan kewirausahaan.

Pada kegiatan tersebut, Muslimat NU juga memberikan santunan kepada 120 anak yatim piatu se-Kabupaten Pesawaran serta menyerahkan hadiah kepada para juara lomba paduan suara yang sebelumnya digelar dalam rangkaian harlah.

Program lainnya yakni “Mustika Segar” atau Muslimat Cantik Sehat dan Segar yang fokus pada peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui kelompok-kelompok senam yang telah terbentuk di 12 PAC Muslimat NU di Kabupaten Pesawaran.Hanifah turut menyampaikan apresiasi kepada ribuan jamaah yang hadir secara mandiri dari berbagai wilayah di Pesawaran.

“Hari ini kurang lebih 6.000 jamaah hadir dengan biaya sendiri, membawa bekal sendiri dan semangat sendiri. Ini luar biasa,” ungkapnya disambut tepuk tangan peserta.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Provinsi Lampung, Dra. Hj. Fita Nahdia Assegaf, memberikan apresiasi atas soliditas dan kekompakan pengurus Muslimat NU di Kabupaten Pesawaran.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak lepas dari peran pengurus cabang hingga ranting yang mampu bersinergi dengan seluruh badan otonom Nahdlatul Ulama.“Saya memberikan apresiasi luar biasa kepada ketua-ketua cabang Muslimat NU di Provinsi Lampung.

Keberhasilan organisasi terletak pada soliditas pengurus cabang, anak cabang hingga ranting,” ujarnya.Acara berlangsung meriah dan penuh kekhidmatan hingga selesai, ditandai dengan doa bersama serta semangat kebersamaan seluruh jamaah Muslimat NU Kabupaten Pesawaran.(raw).

Related posts

Leave a Comment