
Rawnews.co.id – Sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi sasaran pencurian sebelum sempat beroperasi. Sejumlah peralatan utama dapur raib digondol pelaku, sehingga dikhawatirkan menghambat pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.
Peristiwa pembobolan terjadi di SPPG milik Yayasan MBG Bumi Atrha Semesta yang berlokasi di Dusun Usang pulau, Pekon Marang, Kecamatan. Pesisir Selatan, kabupaten Pesisir Barat.Mitra MBG, Aris Biantoro, mengatakan aksi pencurian diketahui pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 15.54 WIB.
Atas kejadian itu, pihaknya langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Pesisir Barat dengan nomor laporan LP/B/127/VII/2026/SPKT/Polres Pesisir Barat/Polda Lampung.
Menurut Aris, bangunan SPPG tersebut telah selesai dibangun sekitar enam bulan lalu dan seluruh fasilitas operasional telah dipenuhi sesuai standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun hingga kini, dapur MBG tersebut masih menunggu penetapan operasional dari pemerintah pusat.”SPPG ini sudah selesai dibangun sekitar enam bulan lalu. Seluruh peralatan sudah lengkap sesuai standar operasional BGN, tinggal menunggu jadwal operasional.

Sangat disayangkan sebelum dimanfaatkan justru dibobol pencuri,” ujar Aris.Akibat aksi pencurian tersebut, sejumlah peralatan penting dilaporkan hilang. Di antaranya satu unit genset, mesin freezer, mesin cooler, mesin rice steamer, timbangan digital, alat pemadam api ringan (APAR), celemek, hingga alat pengukur suhu yang merupakan perlengkapan wajib dalam operasional dapur MBG.
Aris mengatakan keberadaan SPPG tersebut sangat penting karena berada di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kehadiran dapur MBG diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi bagi anak-anak dan masyarakat di wilayah tersebut.Ia berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku pencurian agar seluruh peralatan yang hilang bisa ditemukan dan operasional dapur tidak mengalami penundaan lebih lama.
Selain itu, pihaknya juga berharap Badan Gizi Nasional tetap melanjutkan rencana operasional SPPG setelah proses penanganan kasus selesai.”Kami berharap BGN dapat segera mengoperasikan SPPG ini. Masyarakat di wilayah 3T sangat membutuhkan Program Makan Bergizi Gratis, sehingga kami berharap kejadian ini tidak menghambat pelaksanaannya,” pungkasnya.
Saat ini, Polres Pesisir Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembobolan serta menelusuri keberadaan barang-barang yang hilang. Polisi juga telah menerima laporan resmi dari pihak pengelola dan melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.(raw).
