Titik ke 6 Reses Bang Sura, Warga Sidowaras Usulkan Perbaikan Jaringan Irigasi

Rawnews.co.id – Kampung Sidowaras, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, menjadi titik ke-6 dalam rangkaian reses tahap 4 tahun anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Provinsi Lampung, Abdullah Surajaya. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 20 November 2025, dan kembali menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil mereka di legislatif.

Kegiatan reses yang digelar di kampung tersebut dihadiri oleh aparatur kampung, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Antusiasme terlihat dari banyaknya warga yang hadir dan memanfaatkan momentum ini untuk menyuarakan kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

Dalam sambutannya, Abdullah Surajaya atau akrab disapa Bang Sura menegaskan bahwa reses merupakan kegiatan wajib bagi seluruh anggota DPRD di daerah pemilihannya masing-masing. 

Menurutnya, reses adalah jembatan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyerap aspirasi serta memahami persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Reses adalah kegiatan anggota DPRD di luar masa sidang. Tujuannya untuk menyerap aspirasi dan melihat langsung permasalahan yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik mungkin demi kemajuan kampung. Setiap usulan yang disampaikan masyarakat, tambahnya, akan dicatat, dibahas, dan selanjutnya diperjuangkan melalui mekanisme lembaga legislatif.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kemajuan kampung. Semua aspirasi akan kami catat dan perjuangkan,” tambah Bang Sura.

Pada sesi dialog, warga Kampung Sidowaras mengajukan beberapa usulan penting. Salah satu yang paling mendesak adalah penyediaan rumah kematian atau pemakaman umum baru. Warga menyampaikan bahwa lokasi pemakaman yang ada saat ini sudah penuh sehingga dibutuhkan lahan baru untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan jaringan irigasi dan peningkatan jalan lingkungan. Dua infrastruktur ini dinilai sangat vital mengingat sebagian besar warga berprofesi sebagai petani dan sangat bergantung pada kelancaran irigasi serta akses jalan untuk menunjang aktivitas pertanian.

Kegiatan reses berjalan lancar dan dialog antara warga dengan wakil rakyat berlangsung terbuka. Dengan tersampaikannya aspirasi ini, masyarakat berharap pemerintah dapat memberi perhatian lebih terhadap kebutuhan mendesak di Kampung Sidowaras.(raw).

Related posts

Leave a Comment