Undang Elemen Pendidikan, Komisi V DPRD Lampung Gelar RDP

Rawnews.co.id – Komisi V DPRD Lampung gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama unsur organisasi dan elemen pendidikan di Provinsi Lampung guna mencari titik temu dalam memajukan pendidikan di Lampung mulai disiplin, PBDB, pendidikan, etika dan lainnya.

Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan diruang rapat Komisi, Senin (5/5), mengatakan salah satu pembahasan adalah pihaknya berharap, untuk bersama-sama mengawasi PPBD yang dilakukan oleh SMA Negeri di Lampung yang dikeluhkan sekolah swasta dalam jumlah kursi yang diterima.

“Beberapa waktu lalu akibat permasalahan ini, kita telah merekomendasikan kepala sekolah negeri di Kota Metro untuk di copot jabatannya karena menerima siswa dari jumlah kuota yang telah di tetapkannya.

Kedepan hal ini jangan sampai terjadi lagi. Nah untuk itu mari kita bersama-sama mengawasi, sehingga penegak aturan harus ada,” kata dia. Ditempat yang sama, Anggota DPRD Lampung Abdullah Surajaya berharap sekolah swasta untuk dapat meningkatkan mutu pengajaran pendidikan dan kwalitas bangunan dalam melaksanakan sistem belajar.

“Ini yang ingin kita harapkan agar sekolah swasta meningkatkan mutu sekolah, sehingga sistem persaingan pendidikan ada dan lulusan sekolah swasta, dapat bersaing dengan sekolah negeri. Karena kita tahu mutu pendidikan swasta tidak selamanya tertinggal,” ujar dia.

Dalam masukannya beberapa elemen organisasi pendidikan berharap, provinsi Lampung tidak serta merta mengadopsi apa yang dilakukan di Jawa Barat seperti mem-barakkan siswa yang nakal maupun beretika buruk.”Jika di Jawa Barat dengan cara di masukkan ke barak, untuk di Lamping bagaimana kalau kita masukkan pesantren atau keagamaan mulai dari seminggu hingga sebulan guna mendidik akhlaknya lebih baik lagi,” ujar salah satu perwakilan.

Selain itu, tambah perwakilan lainnya, pihaknya berharap, CSR yang diberikan perusahaan ada yang dikucurkan ke dunia pendidikan swasta, berkaca pada provinsi di Jawa, terdapat perusahaan yang bisa memfasilitasi hingga angka triliunan.

“Ini yang kita harapkan di Lampung dapat terjadi, dengan begitu sekolah swasta di Lampung dapat membangun sekolah dan menyiapkan tenaga pendidikan bermutu sehingga siswa yang lulus betul betul tidak tertinggal jauh dengan siswa sekolah negeri,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan ini, koalisi relawan pendidikan Lampung, Ikatan Guru Indonesia Lampung, Konsorsium Masyarakat Penyelenggaraan Pendidikan Lampung, Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMA Swasta Lampung,Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMK Swasta Lampung, Asosiasi Guru Pendidikan Pancasila Indonesia Lampung.(*)

Related posts

Leave a Comment