
Rawnews.co.id – Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan pertama di bulan Mei 2025 kembali di gelar oleh wakil rakyat DPRD Provinsi Lampung di daerah pemilihan nya masing – masing. Tak terkecuali Muhammad Reza.
Anggota Fraksi Gerindra ini menggelar kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di balai desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu 10 Mei 2025 yang di hadiri oleh Kepala Desa Negeri Sakti Gema Sukma Jaya, Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan ini Muhammad Reza yang juga duduk di Komisi I ini menggandeng dua narasumber Drs.H. Ahmad Rusdi MM dan Agus Priadi S.IP yang akan menyampaikan materi terkait Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada peserta yang hadir.

Menanggapi hal ini, kepala desa Negeri Sakti, Gema Sukma Jaya mengucapakan terimakasih dan selamat datang kepada anggota DPRD Provinsi Lampung Muhammad Reza yang telah menggelar kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di desa nya.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat khususnya pemuda pemudi Negeri Sakti untuk terus mengamalkan norma Pancasila dalam kehidupan sehari – hari. “Kegiatan ini sangat penting untuk di ikuti, khususnya bagi pemuda – pemudi karena perkembangan teknologi saat ini mulai mengikis nilai – nilai Pancasila itu sendiri. Sebagai generasi penerus bangsa wajib hukumnya untuk terus mempertahankan dan merawat Pancasila sebagai Ideologi Negara” ujar Gema.
Sementara, dalam sambutanya Muhammad Reza mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan oleh seluruh wakil rakyat DPRD Provinsi Lampung di dapil masing – masing. Bahkan, kegiatan di gelar sebanyak dua kali dalam satu bulan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata pemerintah selalu hadir ditengah masyarakat untuk memupuk nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari.
” Sosialisasi ini rutin di lakukan sebagai bentuk hadirnya pemerintah ditengah masyarakat untuk terus mengingatkan bahwa Pancasila dengan lima sila yang terkandung di dalamnya dapat menyatukan masyarakat dan menjadikan Indonesia bangsa yang besar” ujarnya.
Selain itu, dalam kegiatan ini masyarakat juga diperkenankan untuk bertanya baik itu dari segi materi kegiatan maupun aspirasi dari masyarakat yang akan ditampung untuk diperjuangkan.(Raw).
