Reses di Pekon Wates Mohammad Reza Berawi di Keluhkan Rusaknya Jalan Penghubung Desa

Rawnews.co.id — Agenda Reses ke-4 Tahun Anggaran 2025 terus dilaksanakan oleh anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Gerindra, Mohammad Reza Berawi. Pada Sabtu, 15 November 2025, giliran Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, yang menjadi lokasi lanjutan rangkaian serap aspirasi dari total 12 titik yang telah dijadwalkan.

Kegiatan berlangsung di aula pekon setempat dan dihadiri kepala pekon beserta jajarannya, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok ibu-ibu, serta warga dari berbagai dusun.

Suasana hangat terlihat sejak awal acara, menandakan antusiasme masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat yang duduk di kursi legislatif provinsi.

Dalam sambutannya, Kepala Pekon Wates, Surya Dwi Saputra, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Reza Berawi di tengah kesibukannya sebagai anggota DPRD.

Ia juga meminta maaf jika terdapat kekurangan dalam penyambutan serta penyelenggaraan acara.Surya menegaskan bahwa momen reses merupakan kesempatan penting bagi masyarakat untuk berbicara langsung mengenai kebutuhan dan kendala pembangunan di wilayahnya.

“Kami berterima kasih atas kesediaan Pak Reza meluangkan waktu hadir di Pekon Wates. Ini kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi. Jadi jangan sia-siakan waktu ini. Sampaikan apa yang menjadi kebutuhan prioritas agar bisa diperjuangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Surya menyampaikan bahwa terdapat sejumlah program pembangunan yang tidak dapat ditangani menggunakan anggaran desa karena keterbatasan pagu dana. Salah satu yang paling mendesak menurutnya adalah pembangunan akses jalan penghubung antara Pekon Wates menuju jalur samping yang merupakan akses penting bagi tiga desa di Kecamatan Wonorejo.

“Kami mohon perhatian untuk jalan penghubung yang menjadi akses tiga desa. Jalan ini sangat vital untuk aktivitas masyarakat dan perekonomian. Harapan kami bisa masuk dalam program provinsi agar mendapat realisasi,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan tetap dicatat, meski beberapa berada di luar kewenangan pemerintah pekon. Usulan-usulan tersebut akan disampaikan melalui jalur musrembang hingga tingkat kabupaten maupun kepada pihak terkait yang memiliki kewenangan lebih tinggi.

Mengawali sambutannya, Mohammad Reza Berawi menyampaikan apresiasi atas kehangatan warga Pekon Wates. Ia menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan mandat undang-undang yang mengharuskan anggota DPRD turun langsung menemui masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan daerah.

“Reses adalah masa sidang di mana kami tidak bekerja di kantor, tetapi bekerja langsung di lapangan menemui masyarakat. Ini untuk memastikan bahwa arah pembangunan provinsi benar-benar sesuai harapan dan kebutuhan masyarakat,” jelas Reza.

Reza kemudian memaparkan tugas dan fungsi DPRD yang diatur oleh undang-undang, yakni penyusunan anggaran bersama pemerintah provinsi, pembentukan peraturan daerah, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Melalui reses inilah aspirasi masyarakat dihimpun dan disusun dalam laporan resmi yang akan dibahas dalam penyusunan anggaran maupun kebijakan pembangunan.”Aspirasi boleh disampaikan secara langsung, boleh lewat tulisan, boleh lewat tokoh masyarakat. Yang penting sesuai kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Semua yang Bapak-Ibu sampaikan hari ini akan kami bawa dan perjuangkan sesuai mekanismenya,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Reza juga berbagi informasi mengenai komposisi DPRD Provinsi Lampung dan para wakil rakyat di dapil 3 yang meliputi Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Pesawaran, dan Kota Bandar Lampung. Ia berharap seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang sama dari semua wakil di dapil tersebut.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi dari masyarakat. Beragam usulan muncul, mulai dari perbaikan dan peningkatan jalan antar-desa, pembangunan fasilitas umum, kebutuhan kelompok tani, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Sejumlah warga juga menyampaikan keluhan mengenai ruas jalan yang sudah lama rusak namun belum mendapatkan penanganan. Selain itu, beberapa tokoh masyarakat berharap adanya perhatian khusus bagi kelompok-kelompok produktif di tingkat pekon, seperti KWT, kelompok pemuda, dan kelompok tani.

Reza menerima setiap aspirasi dengan detail dan memberikan penjelasan terkait proses pengajuan, mekanisme realisasi, serta saluran komunikasi lanjutan yang bisa digunakan masyarakat.Kegiatan reses berlangsung lancar hingga selesai. Dalam akhir acara, Reza kembali menegaskan bahwa dirinya berkomitmen membawa setiap aspirasi yang diterima ke forum pembahasan provinsi, baik melalui musrembang provinsi maupun rapat-rapat bersama OPD terkait.

“InsyaAllah semua aspirasi yang Bapak-Ibu sampaikan hari ini akan kami perjuangkan. Mohon terus kawal bersama agar pembangunan berjalan tepat sasaran,” tutupnya.Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto warga bersama anggota DPRD Lampung tersebut.(raw)

Related posts

Leave a Comment