
Rawnews.co.id – Rangkaian kegiatan reses tahap 4 tahun anggaran 2025 yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Lampung, Abdullah Surajaya, terus berlanjut. Memasuki titik ke-8, legislator PAN tersebut mengunjungi Kampung Suko Binangun di Kecamatan Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah, pada Kamis, 20 November 2025.
Kedatangan Bang Sura bersama rombongan disambut hangat oleh aparatur kampung, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang telah berkumpul di balai kampung. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah secara langsung kepada wakil rakyat yang duduk di kursi legislatif.
Dalam sambutannya, Bang Sura yang juga merupakan anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa reses adalah momen penting bagi wakil rakyat untuk melakukan “belanja masalah” dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.

“Sebagai perwakilan masyarakat di lembaga legislatif, saya mempunyai tanggung jawab untuk memperjuangkan hak masyarakat. Melalui kegiatan reses ini saya dapat mengetahui persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat. Karena itu, saya meminta agar aspirasi yang disampaikan bersifat umum, bukan pribadi,” ujarnya.
Pada sesi dialog, masyarakat Kampung Suko Binangun mengajukan sejumlah usulan yang dianggap sangat mendesak. Aspirasi tersebut meliputi pembangunan jalan usaha tani, permohonan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta peningkatan jalan dusun yang saat ini kondisinya dinilai kurang memadai.
Berbagai usulan ini dinilai sangat penting untuk segera mendapat perhatian pemerintah, terlebih karena mayoritas warga Suko Binangun berprofesi sebagai petani. Kondisi infrastruktur jalan usaha tani yang sudah tidak layak menjadi hambatan besar dalam pendistribusian hasil panen, sehingga berdampak langsung pada produktivitas dan perekonomian masyarakat.
Dengan tersampaikannya aspirasi tersebut, masyarakat berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten dapat memberikan perhatian lebih demi kelancaran aktivitas pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani di Kampung Suko Binangun.(raw).
