
Rawnews.co.id – Semangat gotong royong ditunjukkan masyarakat Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur. Secara swadaya, warga menghimpun dana untuk membangun dan memperbaiki jalan lingkungan dengan total pembiayaan yang diperkirakan mencapai Rp15 miliar.
Hasilnya mulai terlihat di sejumlah gang yang sebelumnya berbatu dan kini telah diperbaiki sehingga lebih nyaman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Pembangunan jalan tersebut dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan partisipasi masyarakat. Warga secara sukarela mengumpulkan dana untuk memperbaiki akses lingkungan yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Meski sejumlah ruas jalan telah selesai diperbaiki, pembangunan belum sepenuhnya rampung. Di beberapa gang lainnya, material konstruksi telah disiapkan untuk mendukung pekerjaan lanjutan.
Iuran Warga Disesuaikan dengan Kebutuhan
Salah seorang warga setempat, Paryanto, menjelaskan bahwa pembiayaan pembangunan jalan dilakukan secara mandiri melalui iuran masyarakat. Besaran iuran disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan di masing-masing lokasi.
Untuk setiap seperempat bagian pekarangan, iuran disebut mencapai sekitar Rp6 juta. Sementara itu, biaya pembangunan di setiap titik perempatan jalan diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Besarnya biaya tersebut menunjukkan bahwa pembangunan membutuhkan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan, terutama karena pekerjaan tidak dilakukan sekaligus, melainkan melalui beberapa tahap.
Bagi warga, perbaikan jalan menjadi kebutuhan penting untuk mendukung kelancaran mobilitas dan meningkatkan kenyamanan akses di lingkungan tempat tinggal.
Pembangunan Menjangkau Sekitar 27 Kebayanan
Pembangunan jalan lingkungan di Desa Bandar Agung dilakukan secara bertahap dengan cakupan sekitar 27 kebayanan.
Dari akumulasi pembiayaan berbagai titik pembangunan tersebut, total dana swadaya yang dihimpun warga diperkirakan mencapai Rp15 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan dan perbaikan jalan di sejumlah lingkungan. Sementara itu, pekerjaan di beberapa lokasi lainnya masih menunggu pelaksanaan tahap berikutnya.
Partisipasi warga menjadi faktor penting dalam keberlanjutan pembangunan, mengingat kebutuhan perbaikan jalan tersebar di berbagai titik desa.
Gotong Royong untuk Akses Desa yang Lebih Baik
Bagi masyarakat Desa Bandar Agung, pembangunan jalan tidak sekadar memperbaiki kondisi infrastruktur. Upaya tersebut juga mencerminkan kebersamaan warga dalam memenuhi kebutuhan lingkungan secara kolektif.
Jalan yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah aktivitas sehari-hari, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung kegiatan ekonomi warga.
Semangat gotong royong ini menjadi modal sosial bagi masyarakat untuk melanjutkan pembangunan secara bertahap. Warga berharap jalan-jalan lingkungan yang belum diperbaiki dapat segera ditangani sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih merata.
Melalui partisipasi dan kebersamaan masyarakat, pembangunan jalan di Desa Bandar Agung terus diupayakan agar akses lingkungan semakin baik dan nyaman digunakan.(raw)
