Warga Pekon Parerejo, Sampaikan Aspirasi ke Yuda Al Hadjid

Rawnews.co.id — Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai NasDem, Yuda Al Hadjid, menggelar kegiatan reses tahap III tahun 2025 di Pekon Parerejo, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, pada Sabtu (26/7/2025).

Reses ini merupakan bagian dari agenda rutin DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan masing-masing.

Yuda Al Hadjid yang juga menjabat sebagai anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, yang membidangi keuangan dan anggaran, menyampaikan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen untuk mendengar dan memperjuangkan kebutuhan riil warga.

“Hari ini saya hadir bukan hanya sebagai formalitas, tapi untuk mendengarkan secara langsung apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat yang harus kami perjuangkan di tingkat provinsi. Aspirasi ini akan kami bawa ke pembahasan anggaran dan program tahun depan,” ujar Yuda dalam sambutannya.

Kepala Pekon Parerejo, Muhadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Yuda di tengah kesibukan sebagai anggota dewan lintas tiga kabupaten.

Ia berharap melalui kegiatan reses ini, aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara efektif kepada pemerintah provinsi.Beberapa aspirasi penting yang disampaikan warga antara lain:

1. Perbaikan jalan penghubung Bulukarto–Kalirejo yang mengalami kerusakan parah.

2. Pembangunan akses jalan menuju Bendungan Way Katon yang strategis bagi sektor pertanian dan sumber air masyarakat.

3. Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat mengusulkan penambahan modal usaha untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif.

4. Usulan pembangunan talud atau tanggul untuk mencegah banjir di daerah rawan genangan.

Menanggapi hal tersebut, Yuda menyampaikan komitmennya untuk menyampaikan seluruh aspirasi tersebut dalam forum resmi DPRD serta berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di tingkat provinsi.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya harus membagi waktu kunjungan reses di tiga kabupaten dalam daerah pemilihannya, sehingga kehadiran di setiap titik sangat terbatas.

“Saya mohon maaf jika belum bisa hadir secara maksimal di semua titik. Namun, saya pastikan setiap masukan akan kami tindak lanjuti dengan serius. Saya juga akan kembali dengan membawa program yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan reses ini berlangsung dalam suasana akrab dan partisipatif, dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, ibu-ibu kelompok tani, serta warga yang menyampaikan harapan besar atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan di wilayah mereka.(raw).

Related posts

Leave a Comment