
Rawnews.co.id — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Ghofur, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pemahaman masyarakat terkait nilai-nilai kebangsaan. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan pertama di bulan November 2025, yang digelar di Desa Candi Rejo, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (09/11/2025).Kegiatan yang diselenggarakan di salah satu rumah warga tersebut berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Hadir dalam kesempatan itu aparatur desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah warga setempat. Selain itu, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Mufti Salim, anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2014–2019 yang kini menjabat sebagai Ketua MPW PKS Lampung.
Dalam sambutannya, Muhammad Ghofur, yang akrab disapa Mas Mugho, menyampaikan bahwa sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan merupakan agenda rutin seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan konstitusional wakil rakyat dalam menjaga dan merawat ideologi negara.
“Merawat dan menjalankan norma-norma Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sangat penting untuk dilakukan agar masyarakat dapat hidup damai di tengah perbedaan yang ada,” ujar Mas Mugho di hadapan peserta kegiatan.

Ia menambahkan bahwa di tengah perkembangan dunia yang semakin kompleks dan derasnya arus informasi, masyarakat perlu semakin waspada terhadap potensi disintegrasi sosial. Karena itu, nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan toleransi yang terkandung dalam Pancasila harus terus dipupuk dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, narasumber Ahmad Mufti Salim menekankan pentingnya pendidikan ideologi Pancasila sejak dini. Menurutnya, penguatan karakter bangsa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga dan lingkungan sosial.
Mufti Salim juga mengapresiasi langkah Muhammad Ghofur dalam menyelenggarakan kegiatan ini di tingkat desa. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan untuk memperkuat fondasi kebangsaan terutama di kalangan generasi muda.
Acara berlangsung tertib dan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Warga terlihat aktif bertanya dan memberikan pendapat terkait peran masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI.
Dengan kegiatan tersebut, harapannya semakin banyak masyarakat desa yang memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan berkeadaban.(raw).
