
Rawnews.co.id – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) ke-5 Provinsi Lampung Tahun 2026 akan digelar pada 19–25 Oktober 2026. Selama tujuh hari, masyarakat akan disuguhkan beragam kegiatan seni dan budaya yang melibatkan berbagai suku, komunitas, sanggar, serta pelaku seni. Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati masyarakat secara gratis.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung melalui UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung ini mengusung semangat pelestarian budaya sekaligus perayaan keberagaman. Sebanyak 15 konten kegiatan disiapkan untuk memberikan ruang bagi kekayaan seni, tradisi, dan kreativitas masyarakat.
Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung, Melly Ayunda, mengatakan persiapan penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah 2026 telah mencapai 90 persen.
Menurutnya, kegiatan tahun ini tidak hanya menampilkan kebudayaan Lampung, tetapi juga menjadi wadah bagi berbagai kelompok masyarakat untuk memperkenalkan dan mempromosikan tradisi masing-masing.
Hadirkan 15 Konten Seni dan Budaya
Beragam agenda telah disiapkan untuk memeriahkan Pekan Kebudayaan Daerah ke-5. Sejumlah kegiatan di antaranya pameran seni rupa, gelar seni budaya, Panggung Anak Nusantara, hingga Pesona Talenta Nusantara.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Pesona Talenta Nusantara, yang melibatkan anak-anak penyandang disabilitas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membuka ruang ekspresi dan apresiasi seni bagi berbagai kalangan.
Melalui beragam agenda tersebut, Pekan Kebudayaan Daerah diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga sarana mempertemukan seniman, komunitas budaya, dan masyarakat dalam suasana yang inklusif.
Keberagaman suku dan tradisi yang ditampilkan juga diharapkan dapat memperkuat pengenalan masyarakat terhadap kekayaan budaya yang hidup di Provinsi Lampung maupun Nusantara.
Pameran Arsip hingga Seniman Masuk Sekolah
Selain pertunjukan dan pameran seni, sejumlah kegiatan pendukung turut meramaikan agenda kebudayaan tahun ini.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan menggelar pameran karya arsip Ir. Anshori Djausal yang dijadwalkan berlangsung hingga 2 November 2026.
Sementara itu, program Gelar Seniman Masuk Sekolah akan berlangsung di Balai Keratun. Adapun pameran seni pajang dijadwalkan digelar di Dewan Kesenian Lampung.
Rangkaian kegiatan tersebut menghadirkan beragam bentuk apresiasi kebudayaan, mulai dari seni pertunjukan dan karya visual hingga pengenalan arsip serta interaksi seniman dengan lingkungan pendidikan.
Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengenal kebudayaan dari berbagai sudut pandang sekaligus memahami pentingnya dokumentasi dan pelestarian warisan budaya.
Ajak Generasi Muda Melestarikan Budaya
Pekan Kebudayaan Daerah ke-5 Provinsi Lampung Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, dan mengapresiasi seni serta tradisi daerah.
Keterlibatan berbagai sanggar, komunitas, dan pelaku seni juga diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk menampilkan karya dan memperkenalkan identitas budaya masing-masing.
Dengan akses gratis bagi pengunjung, kegiatan ini terbuka bagi masyarakat dari berbagai kalangan yang ingin menikmati pertunjukan, melihat karya seni, dan mengenal keberagaman tradisi.
Pekan Kebudayaan Daerah Lampung 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19–25 Oktober 2026. Masyarakat diajak memanfaatkan momentum tersebut untuk menyaksikan kekayaan seni budaya sekaligus mendukung upaya pelestarian warisan budaya daerah.(raw)
